Warta4 menit baca
Kiss the Ground, Mengajarkan Petani Menstabilkan Iklim Bumi
T
Tim Tanm8 Juli 2023 · 19 dibaca
Climate Change is Real! inilah kalimat yang sering kita dengar dan seolah menjadi diksi yang...
Climate Change is Real! inilah kalimat yang sering kita dengar dan seolah menjadi diksi yang bersifat mendesak untuk melakukan aksi tanggap perubahan Iklim.
Berbagai upaya di lakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kondisi yang di alami oleh Bumi kita. Ya, dunia sedang tidak baik-baik saja! Hal ini memantik para sineas untuk membuat sebuah film yang mengungkap kondisi riil bumi kita
Sebuah Film dokumenter berjudul Kiss the Ground, yang kini di putar di Netflix membawa perspektif baru tentang kondisi perubahan Iklim. Film ini mengajak para pemirsa untuk sadar akan ancaman bencana Hidrometeorologi.
Kata Hidrometeorologis merujuk pada cabang ilmu dari meteorologi yang memelajari siklus air, curah hujan, dan berkaitan dengan iklim dan cuaca.
Secara umum, melalui ilmu ini manusia akan diajarkan tentang fenomena perubahan cuaca yang terjadi sehingga mempengaruhi ketersediaan air, ancaman kekeringan, badai, hingga Banjir.
Film Kiss the Ground [1] memberikan angin segar di antara berita buruk yang terus-menerus memberitakan perubahan iklim. Film ini tak hanya informatif dan mendidik, tetapi juga mengungkapkan solusi yang masuk akal untuk krisis pemanasan global.
Meskipun film tersebut tidak mengakui kapitalisme sebagai biang keladi yang telah membawa planet kita ke keadaan berbahaya, namun film ini menawarkan harapan dan cara praktis untuk secara bertahap menurunkan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer dalam waktu dua puluh tahun melalui regenerasi tanah.
Kiss the Ground, dinarasikan Woody Harrelson yang menjelaskan "bagaimana kita dapat meregenerasi tanah agar dengan cepat dapat menstabilkan iklim Bumi, memulihkan ekosistem yang hilang, dan menciptakan persediaan makanan yang melimpah.”
Narasi dan animasi film menyajikan bukti nyata dengan laporan dari para ilmuwan, petani organik, pendidik, dan pendukung lingkungan sejak lama.
Film dokumenter ini menunjukkan metode pertanian kimia yang merugikan selama berabad-abad yang telah menghabiskan kelangsungan hidup tanah, membuat area yang luas menjadi tidak produktif dan benar-benar berubah menjadi gurun.
Metode pertanian yang membunuh tanah ini antara lain:
- Pengolahan tanah dengan hilangnya lapisan atas tanah berikutnya
- Penggembalaan berlebihan
- Pertanian tanaman tunggal (monokultur)
- Penipisan keanekaragaman tanaman
- Penggunaan pupuk kimia, pestisida dan herbisida.
Seperti di ketahui, bahan kimia yang di gunakan untuk pestisida dan herbisida ini merupakan racun yang dikembangkan oleh Nazi selama Perang Dunia II dan kemudian dibawa ke AS oleh perusahaan untuk penggunaan pertanian yang sangat menguntungkan.
"Proses ini benar-benar membunuh semua bentuk kehidupan di dalam tanah. Pengolah tanah pertanian dalam jangka panjang menciptakan Dust Bowl besar tahun 1930-an di padang rumput Amerika dan Kanada, ketika lebih dari 200 juta mil persegi rusak dengan hilangnya tanah lapisan atas yang sangat besar." demikian tulis Christine Browning
Jenis kerusakan ini sekarang telah menyebar ke lebih dari dua pertiga dunia.
Pengolahan tanah yang salah berpotensi :
- Melepaskan karbon dioksida dari tanah dan sistem akar ke atmosfer
- Mengakibatkan peningkatan suhu troposfer
- Peristiwa cuaca ekstrem
- Penggurunan (penurunan soil),
Selain itu, mereka menghancurkan kehidupan mikroba tanah penting yang merupakan bagian dari siklus dan kelestarian alam, dan yang lebih jauh lagi, dapat mengakibatkan peningkatan suhu yang berdampak pada mencairnya gletser di kutub utara dan selatan
Film Kiss the Ground [2] juga menyinggung beberapa penyebab lain dari pemanasan global dan jumlah CO2 yang berlebihan di atmosfer — pembakaran batu bara, gas, dan minyak dalam jangka panjang sebagai sumber energi, penggundulan hutan, dan degradasi yang disebabkan oleh perang imperialis.
Namun hal itu tidak mengungkap motif keuntungan yang mendorong kelanjutan dari semua kehancuran ini, yang selanjutnya memperkaya segelintir orang sekaligus menyebabkan kesulitan besar bagi para pekerja dan petani di dunia.
Kendati satir, sang narator Woody Harrelson tetap mengadopsi pendekatan ekonomi namun tidak meninggalkan sisi humanis, dengan mengatakan bahwa petani akan menghasilkan lebih banyak uang dengan menggunakan metode regeneratif.
Di bagian tertentu, film ini menggambarkan interkoneksi atmosfer kita dan kehidupan planet. Pertukaran oksigen dan karbon dioksida adalah bagian dari apa yang menopang manusia dan planet ini.
Oksigen atmosfer kita terutama berasal dari tumbuhan laut kecil yang disebut plankton. Serta tentunya pohon dan tanaman yang menyerap CO2, menggunakannya untuk pertumbuhan fotosintesis, dan mengeluarkan oksigen.
CO2 disalurkan ke sistem akar tanaman, di mana 40% darinya menyerap dan menyediakan energi bagi kehidupan mikroba tanah dan nutrisi bagi tanaman, serta menahan air.
Kiss the Ground [2] menjelaskan pentingnya penyerapan karbon serta upaya memerangi perubahan iklim, serta membentuk persepsi guna melawan pemanasan global dengan meregenerasi tanah yang terdegradasi di seluruh dunia.
Film ini memberikan bukti kemampuan kerja sistem "regenerasi tanah", salah satunya adalah upaya meregenerasi Dataran Tinggi Loess yang dilakukan pemerintah Cina pada area tandus seluas 22.000 mil persegi yang dibangun kembali sebagai lahan pertanian produktif dalam waktu sekitar 13 tahun.
"Pemerintahan sosialis akan dengan cepat mengembangkan strategi dan mengerahkan sumber daya untuk membalikkan kehancuran ekologis. Kiss the Ground menjelaskan beberapa alat yang berguna untuk memulai pekerjaan" catat Christine Browning [1]
Pesan dari film ini sangat jelas, yakni mengajarkan kembali para petani untuk kembali mengadopsi pola tanam organik tanpa olah tanah, menanam tanaman penutup, reboisasi pohon dan tanaman keras, pengomposan, dan penggembalaan hewan secara bebas. | tofan.ardi@pawinihan
Referensi
- Christine Browning | Optimistic film proposes solutions to climate change
- Kiss The Ground | https://kissthegroundmovie.com/
- Kiss The Ground Channel | https://www.youtube.com/@KissTheGround