Warta3 menit baca
Kayu Merah, Satu-Satunya Spesies Tanaman Asia yang di temukan di Kashmir
T
Tim Tanm8 Juni 2023 · 10 dibaca
Sebuah pohon raksasa di kawasan Tangmarg telah menjadi pusat daya tarik masyarakat dan peneliti. Pohon...
Sebuah pohon raksasa di kawasan Tangmarg telah menjadi pusat daya tarik masyarakat dan peneliti. Pohon redwood ini, yang menurut para ilmuwan berusia lebih dari 150 tahun, diyakini sebagai satu-satunya spesies yang bertahan hidup di seluruh Asia.
Secara botani dikenal sebagai Sequoiadendron Giganteum, pohon tersebut saat ini dikonservasi di area Station Council of Science and Industrial Research (CSIR) Yarikha di Tangmarg. [1]
Spesies ini banyak ditemukan di hutan Amerika Utara, California, dan China yang dinyatakan terancam punah.
“Pohon ini sangat langka dan merupakan pohon pertama yang ditemukan di seluruh Asia. Pohon-pohon ini ditemukan di California, Amerika Utara, dan Cina dan memiliki siklus hidup di atas 4000 tahun. Kami beruntung memiliki pohon ini di Kashmir,” kata Qazi Parveiz Penanggung Jawab Institut Pengobatan Terpadu India. [1]
Dia mengatakan hingga saat ini beberapa tim peneliti dan pejabat hutan telah mengunjungi daerah tersebut untuk mempelajari fitur dan umur pohon tersebut.
“Setelah melihat pohon ini, saya menghubungi banyak petugas kehutanan untuk mengetahui lebih banyak tentangnya. Mereka bahkan berkunjung ke sini dan memeriksa pohon itu tetapi tidak menemukan spesies serupa di mana pun. Sekarang, kami telah mengambil sampel pohon ini untuk mengetahui lebih banyak tentangnya dan saat ini saya sedang memindai sampel untuk mempelajari lebih lanjut tentang asal usul pohon unik tersebut, ”katanya.
Mengingat kelangkaan dan ciri khasnya, pohon tersebut telah dinyatakan sebagai pohon pusaka oleh pemerintah.
“Sekitar dua tahun sebelumnya kami telah mengundang mantan Dirjen Departemen Riset Ilmiah dan Industri dan pohon itu dinyatakan sebagai pohon pusaka. Dalam studi saya, saya mengetahui bahwa usianya setidaknya 150 tahun, ”kata Parveiz.
Pohon itu berbentuk Jamur Morchella yang sangat besar dan tetap hijau sepanjang musim.
“Itu menarik perhatian penonton dengan ukuran dan penampilannya. Menariknya pohon itu tidak memiliki sarang burung, yang masih menjadi misteri,” katanya.
Parveiz mengatakan mereka mengambil berbagai tindakan pencegahan untuk melestarikan pohon tersebut. “Kami telah berhenti mengizinkan orang biasa untuk mengunjungi pohon itu. Kami telah membangun batas di sekitar pohon dan mengambil tindakan lain untuk melindunginya, ”katanya.
**************
Sequoia atau kayu merah merupakan sebutan untuk pohon-pohon yang tergabung dalam subfamili Sequoioideae. Ada 3 genus dalam subfamili tersebut, yaitu Sequoia, Sequoiadendron, dan Metasequoia. [2]
Genus Sequoia terdiri dari 6 spesies, tapi satu-satunya spesies yang masih ada hingga sekarang adalah Sequoia sempervirens. Genus Sequoiadendron juga hanya menyisakan spesies Sequoiadendron giganteum. Begitu pula dengan genus Metasequoia, di mana hanya Metasequoia glyptostronoides yang belum punah.
Ketiga spesies yang masih ada itu memiliki sebutan umum masing-masing. Sequoia sempervirens biasa disebut sequoia pantai. Sequioadendron giganteum disebut sequoia raksasa sedangkan Metasequoia glyptostroboides umumnya disebut sequoia fajar.
Pohon sequoia menghasilkan kayu yang berkualitas dan tahan lama. Selain itu warna kayunya yang merah alami membuat kayu pohon ini tampak indah. Itu membuat pohon ini banyak ditebangi untuk diambil kayunya sehingga jumlahnya terus berkurang.
Baik sequoia raksasa dan sequoia pantai yang berhabitat di Amerika maupun sequoia fajar hidup di China, [2] semuanya mengalami hal yang sama. Hal itu pun membuat situs IUCN alias Uni Internasional untuk Konservasi Alam menyatakan ketiganya sebagai tumbuhan yang berstatus terancam punah.
Referensi
- Asia’s only surviving plant species discovered in Kashmir, thekashmirmonitor.net, 30 Januari 2023
- 4 Fakta Pohon Sequoia, Tumbuhan Terbesar dan Tertinggi di Dunia!, IDN Times, 25 Juli 2019