tanm
Riset2 menit baca

Geraniol, Senyawa Kimia Pengusir Nyamuk

T
Tim Tanm7 Juni 2023 · 8 dibaca

Geraniol adalah monoterpenoid dan alkohol. Ini adalah komponen utama minyak sereh dan merupakan komponen utama...

Geraniol adalah monoterpenoid dan alkohol. Ini adalah komponen utama minyak sereh dan merupakan komponen utama minyak mawar, minyak palmarosa. Ini adalah minyak tidak berwarna, meskipun sampel komersial dapat tampak kuning. Ini memiliki kelarutan yang rendah dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik umum. [1]

Senyawa Kimia ini terdapat pada tanaman yang dapat membantu mengusir nyamuk atau mengurangi kehadiran mereka. Meskipun tanaman-tanaman ini dapat memberikan perlindungan alami, mereka tidak selalu secara efektif menghilangkan nyamuk sepenuhnya. 

Geraniol adalah senyawa kimia yang terdapat secara alami dalam beberapa tumbuhan, termasuk dalam minyak esensial beberapa jenis tanaman seperti mawar, jeruk, dan serai. Senyawa ini memberikan aroma bunga yang khas dan digunakan dalam berbagai industri, termasuk industri parfum, makanan, minuman, dan produk perawatan pribadi.

Geraniol memiliki beberapa sifat dan manfaat yang telah diteliti dan diaplikasikan. Beberapa di antaranya adalah:
  1. Aroma: Geraniol memberikan aroma bunga yang segar, manis, dan sedikit buah-buahan. Karena aromanya yang menyenangkan, geraniol sering digunakan dalam industri parfum untuk memberikan aroma bunga yang alami.
  2. Repelan serangga: Geraniol dikenal memiliki sifat repelan terhadap beberapa serangga, terutama nyamuk. Oleh karena itu, senyawa ini digunakan dalam pembuatan produk pengusir serangga alami seperti lilin nyamuk, losion anti-nyamuk, atau lilin aromaterapi.
  3. Antioksidan: Geraniol juga memiliki sifat antioksidan, yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Senyawa ini memiliki potensi dalam aplikasi sebagai bahan aktif dalam produk perawatan kulit dan suplemen makanan.
  4. Efek antimikroba: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa geraniol memiliki efek antimikroba terhadap beberapa jenis bakteri dan jamur. Hal ini membuat senyawa ini menarik dalam pengembangan produk-produk kebersihan, seperti sabun, deterjen, atau disinfektan.
Berikut adalah tanaman yang sering diketahui memiliki sifat anti-nyamuk:
  1. Tanaman lemon grass (serai): Lemon grass mengandung senyawa citronella yang dikenal dapat mengusir nyamuk. Anda dapat menanam lemon grass di sekitar area teras atau halaman untuk mengurangi kehadiran nyamuk.
  2. Tanaman lavender: Lavender memiliki aroma yang disukai manusia, tetapi tidak disukai oleh nyamuk. Menanam lavender di taman atau di dekat jendela dapat membantu mengurangi nyamuk.
  3. Tanaman peppermint (mint): Peppermint mengandung minyak yang memiliki sifat penolak nyamuk. Anda bisa menanam peppermint atau meletakkan pot peppermint di dekat jendela atau pintu untuk mengusir nyamuk.
  4. Tanaman basil (kemangi): Basil memiliki aroma yang kuat dan menyengat yang dapat membantu mengusir nyamuk. Anda dapat menanam basil di taman atau menghias meja dengan pot basil di dalam ruangan.
  5. Tanaman marigold (bunga tagetes): Marigold mengeluarkan aroma yang disukai oleh manusia tetapi tidak disukai oleh nyamuk. Menanam marigold di taman atau di sekitar area yang sering terkena serangan nyamuk dapat membantu mengurangi kehadiran mereka.
Yang perlu dicatat adalah penggunaan tanaman ini tidak sepenuhnya efektif untuk mengusir nyamuk. Penggunaan pencegahan lainnya, seperti penggunaan kelambu atau penggunaan repellent kulit yang mengandung bahan yang diizinkan, tetap dianjurkan terutama di daerah dengan risiko tinggi penularan penyakit oleh nyamuk.

Referensi 
  1. Stork, Gilbert; Grieco, Paul A.; Gregson, Michael (1974). "Allylic Chlorides from Allylic Alcohols: Geranyl Chloride". Organic Syntheses. 54: 68.