Mitologi3 menit baca
Gandum, Tanaman Pertama Nabi Adam
T
Tim Tanm18 Juni 2023 · 10 dibaca
Gandum merupakan makanan pokok manusia, pakan ternak dan bahan industri yang mempergunakan karbohidrat sebagai bahan...
Gandum merupakan makanan pokok manusia, pakan ternak dan bahan industri yang mempergunakan karbohidrat sebagai bahan baku, Sejarah Gandum berusia sama dengan keberadaan manusia di muka bumi.
Nabi Adam AS dan Hawa tinggal di bumi sejak Allah SWT menurunkannya dari surga. Menurut sebuah riwayat, Nabi Adam AS harus menanam biji terlebih dahulu sebagai makanan pertamanya kala itu.
Kisah turunnya Nabi Adam AS dan Hawa ke bumi diceritakan dalam surah Al Baqarah ayat 36. Allah SWT berfirman,
فَاَزَلَّهُمَا الشَّيْطٰنُ عَنْهَا فَاَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيْهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوْا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۚ وَلَكُمْ فِى الْاَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَّمَتَاعٌ اِلٰى حِيْنٍ
Artinya: 'Lalu, setan menggelincirkan keduanya darinya sehingga keduanya dikeluarkan dari segala kenikmatan ketika keduanya ada di sana (surga). Kami berfirman, "Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain serta bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan."
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, maksud dari "dikeluarkan dari segala kenikmatan" dalam ayat tersebut yakni dari semua kenikmatan, seperti pakaian, tempat tinggal yang luas, rezeki yang berlimpah, dan kehidupan yang enak. Sejak saat itu, Nabi Adam AS tinggal di bumi dalam waktu yang telah ditentukan.
Peristiwa turunnya Nabi Adam AS ke bumi terjadi pada hari Jumat. Kitab Shahih Muslim , Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Sebaik-baik hari yang padanya matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu juga beliau dimasukkan ke surga dan pada hari itu pula beliau dikeluarkan dari surga." (HR Muslim)
Nabi Adam Tanam Biji Gandum dari Malaikat Jibril [2] Setelah Allah SWT menurunkan Nabi Adam AS ke bumi, Malaikat Jibril membawakan tujuh biji gandum dan meminta Nabi Adam AS untuk menanamnya. Tanaman itulah yang akan menjadi makanannya di bumi.
Adam bertanya, "Apa ini?"
Jibril menjawab, "Ini makanan yang berasal dari pohon terlarang yang dulu engkau dilarang memakannya, tetapi engkau tetap memakannya."
Adam bertanya, "Apa yang mesti aku lakukan terhadap biji gandum ini?"
Jibril menjawab, "Tanamlah biji-biji tersebut di bumi."
Nabi Adam AS mendarat di suatu tempat yang disebut Dahna. Tempat ini terletak di antara Kota Mekkah dan Thaif. [3]
Sementara pendapat lain mengatakan Nabi Adam AS mendarat di Bukit Shafa, sedangkan Hawa mendarat di Bukit Marwah [4]
Nabi Adam AS pun menanam biji tersebut di bumi, Diriwayatkan, setiap biji yang ditanam itu tumbuh dan bertambah hingga menjadi 100 ribu benih. Setelah itu, benih-benih tersebut tumbuh besar dan Nabi Adam AS pun memanennya. [2]
Setelah panen, Nabi Adam AS menumbuk, menggiling, dan mengolahnya hingga menjadi roti. Nabi Adam AS kemudian makan roti tersebut. Ini merupakan riwayat yang berasal dari Ibnu Abbas. [2]
Masyarakat prasejarah sudah mengenal sifat-sifat gandum dan tanaman biji-bijian lainnya sebagai sumber makanan.
Berdasarkan penggalian arkeolog, diperkirakan gandum berasal dari daerah sekitar Laut Merah dan Laut Mediterania, yaitu daerah sekitar Turki, Siria, Irak, dan Iran
Sejarah China menunjukkan bahwa budidaya gandum telah ada sejak 2700 SM.[6]
Referensi
- Kitab Shahih Muslim
- Qashash Al-Anbiyaa karya Imam Ibnu Katsir
- Ibnu Abi Hatim dari Abu Zur'ah, dari Utsman bin Abi Syaibah, dari Jarir, dari Atha, dari Said, dari Inu Abbas
- Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Kitab Zadul Ma'ad,
- Imam Ibnu Katsir juga menukil suatu riwayat dari Ibnu Umar
- Nurmala T. 1980. Budidaya Tanaman Gandum. Bandung: PT Karya Nusantara Jakarta.