tanm
Aksi Tanm1 menit baca

Aksi Tanm Bambu di Bengawan Solo Lamongan

T
Tim Tanm9 Januari 2023 · 21 dibaca

Bantaran Bengawan Solo Banyak Tergerus, Komunitas di Lamongan Lakukan Gerakan Tanam BambuWarga yang tergabung dalam...

Bantaran Bengawan Solo Banyak Tergerus, Komunitas di Lamongan Lakukan Gerakan Tanam Bambu

Warga yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lingkungan menggelar aksi menanam 500 pohon bambu di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Klagen Srampat, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, Senin (28/11/2022).

Aksi tanam pohon itu bertujuan untuk mencegah terjadinya longsor atau erosi tanggul sungai Bengawan Solo yang kerap terjadi setiap tahunnya.

Ketua Kordinator Aksi Tanam Bambu Bantaran Sungai Bengawan Solo Lamongan, Supriyo menyebut, saat ini terdapat ratusan titik bibir tanggul di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo Kabupaten Lamongan yang longsor.

Bahkan banyak warga yang terpaksa harus pindah tempat yang aman, lantaran rumah hunian mereka terancam bahaya, seperti terjadi di Kecamatan Karangbinangun dan Kecamatan Laren.

"Kami dari beberapa komunitas melakukan tanam 500 pohon bambu, tujuannya untuk mencegah terjadinya longsor," kata Supriyo, Senin (28/11/2022).

Penanaman pohon bambu, komunitas peduli lingkungan ini juga dibantu polisi, TNI dan masyarakat.

Di Kecamatan Laren, kata Supriyo, ada beberapa desa terancam longsor diantaranya Desa Keduyung, Pesanggrahan, Siser, Bulutigo, Sukorejo dan Pelang.

Erosi ini berpotensi akan menghilangkan sebuah desa yang ada di bantaran Sungai Bengawan Solo.

"Tanah milik saya sendiri sudah 10 meter lebih terkena longsor," jelasnya.

Untuk itu, kata Supriyo, penanganan bencana longsor di Sungai Bengawan Solo ini sebenarnya tanggung jawab semua pihak, terutama pihak Bengawan Solo, pemerintah desa, kabupaten, provinsi dan kementerian lingkungan hidup.

Dan rencananya komunitas ini akan melanjutkan program tanam pohon bambu sebanyak 10 ribu lebih secara bertahap di bantaran sungai sepanjang 60 km.

sumber : surya.co.id