Riset3 menit baca
Bald's Leechbook, Manuskrip Anti Infeksi Resep Resistensi Bakteri
T
Tim Tanm15 Juli 2023 · 22 dibaca
Sebuah Buku yang berisi Teks Kedokteran Kuno memberikan pencerahan pada industri medis (antibiotik) modern yang...
Sebuah Buku yang berisi Teks Kedokteran Kuno memberikan pencerahan pada industri medis (antibiotik) modern yang kini menghadap serangan bakteri yang resisten akibat perubahan iklim.
Bald's Leechbook (juga dikenal sebagai Medicinale Anglicum) merupakan teks kedokteran Inggris Kuno dalam bahasa Inggris dan bahasa Latin kuno yang mungkin disusun pada pertengahan abad kesepuluh, [1] kemungkinan di bawah pengaruh reformasi pendidikan Alfred the Great [2]
Istilah Leechbook ini tidak terkait dengan lintah (leech), meskipun hewan ini digunakan dalam pengobatan kuno
Leechbook justru merujuk pada modernisasi dari kata bahasa Inggris Kuno lǣċe-bōc ('buku resep medis', secara harfiah bahasa Inggris Kuno lǣċe 'dokter' + bōc ). [3]
Nama Leechbook berasal dari pemiliknya; sebuah tanda baca ayat Latin di akhir buku kedua dimulai "Bald habet hunc librum Cild quem conscribere iussit , artinya "Bald memiliki buku ini yang dia perintahkan untuk disusun oleh Cild." [2]
Bald's Leechbook ditulis sekitar tahun 905 M, Teks tersebut bertahan hanya dalam satu manuskrip, yaitu di British Library di London , Inggris, dan dapat dilihat dalam bentuk digital secara online. [1]
Buku teks medis pada awal Anglo-Saxon ini berisi saran dan resep untuk obat-obatan, lotion (atau salep), serta perawatan kuno. [5]
Penelitian mengenai obat kuno yang dipimpin oleh Freya Harrison dari School of Life Sciences, University of Warwick telah diterbitkan di jurnal Scientific Reports.
Dalam penelitian ini, para ilmuwan terkejut mengingat ramuan obat kuno - yang di sebut Ancientbiotic - ini mampu membunuh beberapa bakteri jahat yang mulai resisten terhadap antibiotik. [5]
Ramuan ini terdiri dari bawang putih, bawang merah, anggur, dan sedikit empedu sapi.
Sepintas terdengar seperti minuman penyihir, namun obat kuno ini justru terbukti manjur melawan bakteri jahat. [5]
Resep semacam salep yang diberi nama sebagai Bald’s Eyesalve terbukti efektif secara mengejutkan sebagai senyawa antibakteri terhadap Staphylococcus aureus (MRSA).
Bald’s Eyesalve diterapkan pada model infeksi jaringan lunak, termasuk infeksi pada jenis bakteri :
- Acinetobacter baumanii : Bakteri yang sering ditemukan pada luka perang
- Stenotrophomonas maltophilia : Bakteri yang umumnya terkait dengan infeksi paru-paru
- Staphylococcus aureus : Bakteri yang sering dikaitkan dengan infeksi bedah
- Staphylococcus epidermidis : Bakteri yang terkait dengan infeksi seperti tonsilitis, demam berdarah, selulitis, demam rematik, dan ulkus kaki diabetik
Semua bakteri telah menunjukkan berbagai tingkat resistensi terhadap antibiotik standar [5]
Resep Abad Pertengahan ini di yakini oleh peneliti tidak berbahaya bagi sel-sel manusia atau tikus, karena menunjukkan senyawa tersebut dapat dilarutkan kembali sebagai pengobatan yang efektif untuk infeksi.
- "Sebagian besar antibiotik yang kita gunakan saat ini berasal dari senyawa alami, tetapi pekerjaan kami menyoroti kebutuhan untuk mengeksplorasi tidak hanya senyawa tunggal tetapi campuran produk alami untuk mengobati infeksi biofilm," kata Harrison dalam rilis resminya. [5]
Meski racikan obat kuno terbuti efektif membunuh bakteri tertentu, ilmuwan masih belum memecahkan misteri mengenai bagaimana kombinasi racikan itu bekerja dan ditemukan oleh peneliti kuno.
Referensi
- "Royal MS 12 D XVII:Bald's Leechbook". Perpustakaan Inggris - Manuskrip Digital. C. 950.
- Nokes, Richard Scott 'The multiple compiler of Bald's Leechbook' inAnglo-Saxon England33 Cambridge: Cambridge University Press, 2004, hlm. 51-76
- Clark Hall, JR (1969). Kamus Anglo-Saxon Ringkas . edisi ke-4. edn oleh Herbet D. Meritt. Cambridge: Cambridge University Press. s.vv.
- N. R. Ker,Catalog of Manuscripts Containing Anglo-Saxon(Oxford: Clarendon Press, 1957, cetak ulang dengan tambahan 1990) 332–3 [no. 264].
- Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta, (2020) Ditulis 1.000 Tahun Lalu, Resep Obat Kuno Ini Terbukti Ampuh Bunuh Bakteri, Suara.com